Bupati Paniai Kunjungi Distrik Siriwo dan Bibida, Ini Tujuannya

Paniai, [WAGADEI] – Guna mengimplementasikan visi Paniai untuk Semua, Bupati Paniai, Meki Nawipa tidak tinggal diam. Walaupun baru dilantik tiga minggu yang lalu, ia bersama Wakil Bupati, Oktopianus Gobai telah melakukan beberapa hal mendasar mulai dari pembenahan lingkungan kantor, mengontrol semua proyek pembangunan dan pembahasan APBD 2019.

Usai itu, Rabu, (19/12/2018) dan Kamis, (20/12/2018), Bupati Meki Nawipa melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua distrik yang terlupakan oleh pemerintahan terdahul, di antaranya  Siriwo dan Bibida. Tentunya ini merupakan program 100 hari kerja kepemimpinannya untuk meletakan dasar-dasar pembangunan lima tahun mendatang.

Dalam kunjungan ke Siriwo didampingi Naftali Pakopa, anggota DPRD setempat utusan Siriwo pada Rabu, (19/12/2018) Nawipa langsung dijemput masyarakat dengan sorak-sorak. Begitu tiba, ia mengecek kondisi kantor distrik yang tak terawat, melihat Puskesmas dan Sekolah Dasar (SD) setempat.

Bupati Nawipa mengatakan, selain itu melihat dari dekat jalan yang menghubungkan Siriwo, Bayabiru dan Bogobaida yang dibangun selama ini.

“Siriwo selama ini dijadikan daerah yang terbelakang dan kawasan terlupakan dari segala aspek pembangunan pemerintahan. Tapi kami langsung turun, leihat dari dekat dan meminta masukan dari masyarakat asli di sana, mereka terima kami dengan baik, bahkan mereka menangis kami setelah tiba,” ungkap Bupati Nawipa.

Karena menurut mereka, pemerintahan terdahulu belum pernah melakukan sentuhan kasih dari dekat dan ini kami akui bahwa awal untuk sebuah terobosan.

Padahal, lanjut Bupati Meki, daerah Siriwo sekitar belasan tahun pasca Paniai menjadi kabupaten tersendiri dari Nabire, kapitalis menjadikan tempat kekayaan pribadi, mulai dari pencurian emas, kayu dan hasil sumber daya alam (SDA) lainnya.

Selain melihat ruas jalan yang dibangun, perkembangan sekolah, Puskesma dan kondisi kantor distrik juga kehadiran Meki juga memastikan perampasan kekayaan alam dan merusak lingkungan hidup.

Selanjutnya, Kamis, (20/12/2019) Bupati Meki juga melakukan kunjungan kerja di Distrik Bibida yang mendiami dua suku, yakni Mee dan Moni.

Bupati Meki di hadapan masyarakat Bibida mengatakan, pihaknya akan membuka jalan Bibida menuju Dagouto, distrik Wege Muka, listrik 24 jam, kantor distrik dibangun menggunaka kayu Cina.

“Saya minta dukungan dari semua masyarakat di sini. Dukungannya adalah tidak boleh palang jalan, tidka boleh bongkar kantor, tidak boleh ganggu perawat atau dokter (petugas kesehatan), harus berikan dukungan kepada para guru dan anak-anak sekolah,” ungkapnya.

***

Kunjungannya diapresiasi masyarakat

Yusti Kobogau mengaku, terhadu atas kehadiran pimpinan Paniai karena baginya hal tersebbut adalah yang pertama kali turun ke distrik. Bahkan, masyarakat bangga telah memilih pemimpin yang kunjungi pelosok.

“Kami masyarakat di Bibida membutuhkan pemimpin yang dapat melihat kami yang di pelosok, bukan hanya enak-enak di kantor atau di perkotaan. Kami slaut pak bupati Meki Nawipa, kami tidak sia-sia berikan dukungan suara kepada beliau dan wakil Gobai,” ungkapnya kepada wagadei.com.

Ia meminta kepada Bupati, apabila ingin wujudkan visi dan misinya maka harus pantau semua kegiatan yang dilakukan oleh setiap OPD. “Sebab, kami tahu OPD itu tipu-tipu Bupati juga,” imbuhnya.

Naftali Pakopa, anggota DPRD Paniai mengaku, selama dirinya menjabat wakil rakyat selama dua periode, tidak ada bupati yang berkunjung ke daerah asalnya itu.

Ia mengatakan,  dari semua asoke kehidupan masyarakat Piyayita adalah menjadi terbelakang. “Entah apapun mereka tertinggal, mulai dari namanya kesejahteraan, kemandirian dan kemakmuran,” bebernya.

“Padahal, pendulangan emas ini ada di daerah ini, tapi mereka hanya rampas  kekayaan alam. Manusia da pembangunannya diabaikan,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, Bupati Meki telah mencatat sejarah bahwa pemimpin pertama yang datang berinteraksi langsung dengan warga setempat. (*/wagadei)

 

 

Editor: Abeth A. You

 

783 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares