Usai Dilantik, Ini Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Paniai


Paniai, [WAGADEI] – Setelah dilantik dan memulai tugas resminya sebagai Bupati Panai, Meki Nawipa dan Wakil Bupati Paniai, Oktopianus Gobai , sudah menyiapkan program kerja jangka pendek atau program 100 hari kerja.

Bupati Paniai, Meki Nawipa dalam pertemuantertutup dengan puluhan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Kantor Bupati setempat, Senin, (3/12/2018) menjelaskan, pihaknya akan fokus memperbaiki sejumlah pelayanan publik.

Nawipa meminta semua instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik, akan segera dievaluasi dan diperbaiki untuk secara optimal melayani masyarakat.

“Pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan masyarakat, seperti pelayanan rumah sakit, air bersih, lampu harus 24 jam menyala, administrasi kependudukan, perizinan, hak ulayat, tempat pembuangan sampah, tempat pemakaman umum, pasar sentral, pelayanan trasportasi bagi anakk sekolah dan pegawai ASN dan pelayanan administrasi,” kata Bupati Nawipa.

Pokoknya kata dia, semua pelayanan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat akan secepatnya segera dilaksanakan, dan kekurangan pelayanannya akan segera dibenahi.

Agar pelayanan ke masyarakat bisa segera lancar dan optimal,” urai dia.

Ia juga menekankan kepada semua unsur pemerintahan setempat, untuk menjaga konsistensi dalam keterbukaan informasi. Di mana transparansi kebijakan, anggaran dan semuanya harus tetap terbuka.

“Di Enarotali kota harus tersedia air bersih, ini kebutuhan yang sangat mendesak. Juga lampu harus nyala 24 jam. Kita harus bicara dengan PLN, instansi terkait segera urus itu. Selain itu, terminal darat kita ambil aloh agar ada PAD,” ujarnya.

Selain itu, instansi terkait segera sosialiasi dan laksanakan penanaman bibir kopi 1 juta pohon di seluruh Paniai.

“100 hari kerja sudah ada gambaran dua jalur jalan dari Enarotali ke Madi. Tentang ASN, honorer harus hentikan per Januari, kita akan buat cara lain sesuai aturan di negara ini. Pol PP sudah mulai aktif,” katanya.

Lanjutnya, kantor Bupati harus dipagari dan dijaga oleh satuan Pol PP dalam 24 jam agar tidak ada ASN yang bolos lagi. “Mulai hari ini SP2D hentikan, saya mau lihat dulu frekuensi. Arah mengalirnya uang milik masyarakat Paniai ini,” katanya.

“Program yang masuk dalam 100 hari kerja ini penanggung jawabnya masing-masing kepala OPD. Seperti air bersih oleh Dinas PU, listrik oleh Dinas Pertambangan dan Enegri,” imbuhnya.

Herman Kayame, Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah Paniai mengaku, dirinya segera cek LPJ, apabila ada OPD yang belum masukan LPJ pasti tidak akan diproses pencairan.

“Untuk itu, program 100 hari kerja, harus memanfaatkan mansing-masing OPD, itu gtanggung jawab kita,” bebernya. (*/wagadei)

Editor: Abeth A. You

Share

2 tanggapan untuk “Usai Dilantik, Ini Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Paniai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares