DPMK Paniai Gelar Program Inovasi Desa, Bupati Meki: Per Kampung Wajib Tanam Kopi


Paniai, [WAGADEI] – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Paniai, Papua menggelar rapat koordinasi Kabupaten tentang Program Inovasi Desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Bupati Paniai, Kamis, (29/11/2018).

Sosialisasi ini diadakan karena adanya keterbatasan pemerintah desa dalam menyelenggarakan pemerintah desa dan pembangunan desa, juga berdasarkan Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014.

Kepala DPMK Kabupaten Paniai, Thomas Yeimo mengatakan, Kegiatan Program Inovasi Desa bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan banyak referensi dan inovasi pembangunan desa dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi perdesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan.

“Jadi program Inovasi Desa ini untuk memperkuat Desadalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan agar lebih berkualitas, tepatsasaran dan berkelanjutan,” ucap Tomas Yeimo kepada wagadei.com usai kegiatan.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Paniai, Oktopianus Gobai, Pj. Sekda Paniai, Amatus Tatogo dan para kepala dan sekretaris kampung dari 217 kampung yang tersebar di bumi Wagadei (julukan Paniai).

Selain itu, Purna Praja ini mengaku pihaknya melaksanakan itu untuk memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif.

“Kami di Paniai dalam program Inovasi Desa akan fokus dalam penanaman kopi. Jadi kami sudah kerjasama dengan Yapkema Paniai, mereka yang akan didik para petani di 217 kampung,” ujar Yeimo.

Menurut dia, budi daya kopi merupakan bukti dukungan misi Bupati Meki dan Wakil Bupati Okto menanam kopi juga dukung kebijakan pemerintah pusat.

Bupati Paniai, Meki Nawipa meminta kepada seluruh kepala dan sekretaris kampung agar masing-masing kampung harus tanam 200 pohon kopi.

“Per kampung wajib tanam kopi. Itu harus, nanti saya akan datang lihat di semua kampung,” tegas Meki Nawipa dalam sambutannya di hadapan para kepala kampung.

Lanjutnya, Nawipa menegaskan, apabila kampung yang tidak tanam kopi akan dicopot jabatan kepala kampung.

“Terus terang saya mau kasih tahu, kalau kepala kampung sekretaris kampung tidak tanam kopi maka saya akan copot kalian dari jabatan, itu tidak segan-segan,” bebernya.

Selain itu, dirinya menyampakan langsung di hadapan para kepala dan sekretaris kampung akan copot jabatan apabila maju sebagai calon legislatif, gelapkan dana kerjasama pendamping dan ikut terlibat dalam politk Pemilu 2019. (*/wagadei)

Editor: Abeth A. You

Share

One thought on “DPMK Paniai Gelar Program Inovasi Desa, Bupati Meki: Per Kampung Wajib Tanam Kopi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares