Dianggap Terlayani, Kapus Ayatei Apresiasi Pelayanan Satgas Kijang


Deiyai, [WAGADEI] – Kepala Puskesmas (Kapus) Ayatei, Distrik Tigi Barat, Deiyai, Papua, Norbertus Badii mengapresiasi pelayanan yang dilakukan oleh Satuan Tugas Kaki Telanjang (Satgas Kijang) yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua selama enam bulan untuk melayani masyarakat yang tidak dilayani oleh petugas kesehatan.

Menurut Norbertus Badii, kehadiran enam orang di bawah pimpinan Christoforus Tebai telah membantu petugas Puskesmas setempat yang sering tidak lakukan pelayanan secara maksimal.

“Saya bersykur bisa dapat tenaga Satgas Kijang ini karena mereka enam sudah bantu melayani masyarakat hingga ke pelosok, dari rumah ke rumah juga mereka layani selama 24 jam di Puskesmas selama enam bulan tanpa kenal lelah,” ujar Norbertus Badii saat ditemui wagadei.com di Waghete, ibu kota Kabupaten Deiyai, Senin, (12/11/2018).

Badii mengatakan, seperti pelaksanaan Imunisasi, Satgas Kijang dan petugas Puskesmas Ayatei setiap bulan  melaksanakan posyandu dan kegiatan Vaksin Campak Measles Rubela (MR) selama dalam Bulan Agustus dan September pada hari senin dan selasa.

 “Selama Bulan Mei hingga November 2018 dan kegiatan Vaksin Campak Measles Rubela (MR) yang  terdapat di 4 Kampung, yaitu kampung Ayatei, Yinudoba, Piyakedimi dan Diyai,” jelasnya.

Ketua Satgas kijang Psukesmas Ayatei, Christoforus Tebai menjelaskan, Satgas Kijang terbagi dalam lima profesi di antaranya tenaga Kesehatan Lingkungan, Bidan, Perawat, Promkes dan Gizi. Menurut alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat Uncen ini, di Puskesmas Ayatei pihaknya melakukan pekerjaan sesuai perannya masing-masing.

“Dan berkolaborasi dengan tenaga medis yang ada di dalam Puskesmas Ayatei dalam melakukan pelayanan atau pun menjalankan program yang ada,” kata dia.

“Ada lima jenis pelayanan yang kami lakukan. Yang pertama kami melakukan pelayanan di Puskesmas dan mengikuti seluruh jadwal kegiatan yang diprogramkan oleh Puskesmas. Yang kedua, kami melakukan pelayanan ke perumahan warga di seluruh wilayah kerja Puskesmas Ayatei. Ketiga pengobatan massal, ke empat penyuluhan tentang 10 indikator PHBS dan yang ke lima kami melakukan pelayanan 24 jam di Pos Siaga Tim Satgas Kijang,” tutur Tebai.

Ia membeberkan, di dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, pihaknya memakai peralatan yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai dan menggunakan sarana dan prasarana yang telah tersedia di Puskesmas setempat.

“Di antaranya adalah satu unit rumah para medis, satu unit rumah dokter dan satu gedung Puskesmas rawat jalan mini  yang terdapat 11 ruangan dan lima ruangannya kami gunakan sebagai pos, rumah yang dibangun dengan kayu dan dilengkapi dengan fasilitas SAB ini sangat bermanfaat, karena dapat digunakan sebagai tempat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di luar waktu kerja Puskesmas,” pungkasnya. (*/wagadei)

Editor: Abeth A. You

Share

5 tanggapan untuk “Dianggap Terlayani, Kapus Ayatei Apresiasi Pelayanan Satgas Kijang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares