Sekwan Dogiyai Tegaskan Hak DPRD Sudah Gugur Pasca Masuk DCT


Dogiyai, [WAGADEI] – Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Papua yang calon kembali pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 melalui partai politik (parpol) yang berbeda atau pindah parpol, otomatis akan kehilangan hak-haknya setelah ditetapkan dalam daftar caleg tetap (DCT) yang dilakukan pada beberapa waktu lalu.

Demikian ditegaskan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Dogiyai, Max Yobee bahwa dirinya melakukan hal itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diedarkan ke pimpinan legislatif seluruh Indonesia.

“Anggota dewan (DPRD) yang pindah partai politik baru akan dicabut hak-haknya baik keanggotaan legislatif maupun gaji setelah ditetapkan dalam DCT. Otomatis gugur semua itu, karena statusnya pun sudah gugur. Tidak mungkin duduk di dewan dengan dua partai,” kata Max Yobee kepada wagadei.com, Minggu, (4/11/2018).

Yobee bahkan mencotohkan, Markus Waine yang saat itu masih jabat anggota wakil rakyat setempat saat calon Bupati Dogiyai, hak dan kewenangan sebagai anggota DPRD dihentikan tanpa menunggu SK pemberhentian dari Gubernur Papua sejak disahkan sebagai calon oleh KPU.

“Pak Markus Waine hingga detik ini belum ada SK pemberhentian anggota DPRD, tapi beliau tidak dapat melaksanakan kewenangan dan menerima hak sebagai anggota DPRD. Karena oleh Undang-Undang dianggap telah mengundurkan diri walaupun bukan pindah partai dan belum ada penggantinya sampai detik ini,” katanya menjelaskan.

Lanjutnya, pimpinan dan anggota DPRD yang telah pindah partai dan mencalonkan diri dari partai yang berbeda dari parpol sebelumnya dan namanya sudah ada dalam DCT, oleh aturan mengganggap telah mengundurkan diri. “Dan sudah tidak dapat melaksanakan kewajiban dan menerima hak sebagai anggota DPRD lagi,” imbuhnya.

“Itu sudah menjadi konsekwensi hukum atas sikap politik yang sudah diambil oleh bapak dan ibu sekalian. Saya tidak mau masuk penjara jadi untuk bapak dan ibu yang pindah partai, saya tidak akan bayar lagi hak-hak sebagai anggota DPRD,” ungkapnya.

Ia mengakui, pihaknya terlanjur bayarkan beberapa anggota dewan yang sudah masuk DCT hingga minggu kemarin. “Saya jujur bahwa itu saya lakukan karena belum tahu ada surat Mendagri, kemungkinan akan jadi masalah yang harus saya pertanggungjawabkan,” bebernya.

Walaupun demikian, ia tidak membeberkan berapa banyak jumlah anggota dewan yang telah pindah parpol yang pihaknya tidak akan berikan hak-hak tersebut hingga bulan April 2019 mendatang. (*/wagadei)

Editor: Abeth A. You

288 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Satu tanggapan untuk “Sekwan Dogiyai Tegaskan Hak DPRD Sudah Gugur Pasca Masuk DCT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares