Bawaslu RI dan Bawaslu Papua stop intervensi kinerja Timsel wilayah 4

Logo Bawaslu

Paniai, [WAGADEI] – Kinerja tim seleksi Badan Pengawas Pemilu (Timsel Bawslu) wilayah 4 Papua yakni Nabire, Dogiyai, deiyai dan Paniai dinilai telah melakukan secara transparan dan diketahui publik, di mana dalam seleksi administrasi telah melakukan dengan seksama dan bijak.

Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paniai meminta kepada Bawaslu republic Indonesia dan Bawaslu Provinsi Papua tidak boleh melakuka intervensi dalam semua tahapan yang dijalankan oleh timsel tersebut.

“Bahwa Bawaslu Republik Indonesia tidak boleh intervesi kinerja Timsel 4 yakni Nabire, Deiyai, Dogiyai dan Paniai. Biarkan keputusan timsel itu berjalan dengan aman,” ujar anggota DPRD Paniai, Denny Gobai kepada media ini di balik selularnya, Sabtu, (21/7/2018).

Menurut dia, pihak yang melakukan intervensi seperti komisioner Bawaslu Provinsi Papua dan staf ahli dari Bawaslu Republik Indonesia.

“Entah siapa saja jangan halangi atau membantah kinerja Timsel Bawaslu dari wilayah 4. Artinya ini kewenangan penuh ada di tangan mereka, siapapun tidak berhak melakukan intervensi kinerja mereka. Kalau ada yang intervensi berarti oknum itu termasuk penghancur masa depan empat daerah di Meepago ini,” ungkapnya.

Tokoh pemuda Paniai, Imberthus Pigai mengakui, bahwa rekam jejak dari para calon Bawaslu di wilayah 4 telah diketahui oleh tim seleksi berdasarkan dekatnya hubungan emosional juga masukan dari masyarakat.

“Ini soal masa dpean daerah, orang lain tidak tahu bagaimana kehidupan di wilayah 4 ini. Yang tahu persis ialah tim seleksi sendiri. Jadi, saya mau katakan bahwa kinerja timsel jangan diragukan, biarkan mereka yang bekerja semaksimal,” kata Pigai. (YA/wagadei)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares