Panwaslu Paniai antara pengawas dan tim suskes paslon HK-YT

Jayapura, (WAGADEI) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Paniai, Papua adalah lembaga penyelenggara Pemilu yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di daerah tersebut.

Panwaslu diatur dalam bab IV Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Dalam melaksanakan tugasnya anggota Panwaslu dilarang memihak dan melindungi salah satu pasangan calon (Paslon) dalam menjalani tahapan Pilkada yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI.

Namun apa yang sedang dilakukan oleh Panwaslu Kabupaten Paniai saat ini? Sudah dua kali Panwaslu Paniai membatalkan pleno penetapan KPU Kabupaten Paniai diantaranya sengketakan SK KPU Paniai Nomor 29 dengan menggugurkan tiga paslon dari Independen. Sehingga KPU Paniai menerbaitkan SK 30 dengan mengangkat dua paslon yakni Hengki Kayame – Yeheskiel Tenouye (HK-YT) dan Meki Nawipa – Oktopianus Gobai (MK-OG).

Sehingga proses sengketa dari Panwaslu Paniai ini memakan waktu yang cukup panjang mengakibatkan tahapan KPU Paniai tidak berjalan normal.

Terakhir KPU Paniai telah menetapkan satu paslon Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai dengan menerbitkan SK Nomor 31 sekaligus membatalkan SK Nomor 30 pada 7 Juni 2018 di aula KPU Paniai yang isinya menyatakan paslon Hengky Kayame – Yeheskiel Tenouye tidak menjadi peserta Pilkada 2018 di Kabupaten Paniai.

“Tapi kami sudah memberikan rekomendasi untuk mensengketakan SK KPU nomor 31 itu,” kata Alex Pigome, ketua Panwaslu Paniai kepada media ini, Selasa, (13/6/2018).

Dengan demikian, Panwaslu Paniai yang beranggotakan tiga orang masing-masing Alex Pigome, Elimelek Degei dan Yakob Pigai telah tiba di Jayapura langsung dijemput oleh paslon Hengky Kayame di bandara udara Sentani melalui VIP room.

***

Sejak awal saat seleksi Panwaslu telah jelas menunjukan keegoisan antara panitia seleksi dan sejumlah oknum yang diduga kuat oknum dari calon petahana ini.

Martinus Pigome, sopirnya Robby Kayame yang saat itu menjabat sebagai ketua tim seleksi Panwaslu Paniai dan Deiyai telah bekerja semaksimal agar memenangkan Alex Pigome selaku saudaranya menjadi ketua Panwas sementara Yakob Pigai dan Elimelek Degei memiliki hubungan keluarga yang sangat dekat.

Dilihat dari rangkin pada saat seleksi Panwas, Martinus Pigai memiliki nilai tertinggi dari tiga tahapan tes yakni tes administrai, tes tertulis dan tes wawancara. Namun, pada saat penetapan peran tim seleksi langsung diambil oleh Robby Kayame, bosnya Martinus Pigome demi kepetingan Pilkada 2018 ini.

Sesaat HK jemput tiga anggota Panws Paniai di bandara Sentani melalui VIP Room

“Kalau dilihat dari rangkin itu saya yang sangat tertinggi tapi ini karena ada kepetingan maka tim seleksi bersama pak Robby Kayame menetapkan sewenang tanpa melihat kemampuan. Mereka tetapkan tiga orang yang rangkinnya jauh dari saya. Kalau tidak salah mereka ada di urusan 11 ke bawah,” kata Martinus Pigai yang sempat digugurkan dari enam besar Panwas Paniai.

Menurut Martinus Pigai, apabila Paniai kacau lantaran Pilkada maka semuanya ulah dari Tim seleksi yang menaruh tiga komisioner Panwas demi kepentingan Pilkada 2018.

“Toh, Martinus Pigom itu sopirnya pak Robby Kayame. Lalu Martinus Pigome menajdi tim seleksi Panwas Paniai. Terakhir mereka tetapkan Alex Pigome, Yakob Pigai dan Elimelek Degei merupakan hubungan keluarga (emosional) yang sangat dekat kepada HK. Kita bisa lihat di sini Panwaslu antara pengawas dna tim sukses,” jelas Pigai.

***

Ketua Panwas Paniai, Alex Pigome bersam Decky Kayame (ketua timses HK) dan Fermianus You di salah satu rumah makan

Pencoblosan Pilkada semakin dekat, namun tahapan belum juga dijalankan oleh KPU Paniai. Padahal, pasca penetapan Meki-Oktopianus lawan kotok kosong, KPU Paniai berkomitmen agar segera laksanakan sejumlah tahapan. Di antaranya, pengurusan logistik, sosialisasi cara coblos lawan kotak kosong, kordinasi Dinas Dukcapil guna memastikan pemilih yang telah terdaftar (layak pilih), kempanye terbuka dan debat kandidat).

“Kami sekarang fokus urus logistik. Tidak ada agenda lain. SK 31 itu sudah final dan mengikat,” kata Zebulon Gobai, divisi Hukum KPU Paniai.

Sesaat KPU hendak urus logistik, dikabarkan Panwas telah merekomendasi untuk sengketakan SK Nomor 31 itu dan telah dibawah ke Jayapura.

“Tadi kami ada lihat pak Hengky Kayame ada jemput tiga anggota Panwas di bandara Sentani melalui VIP room. Mereka dari Nabire tiba tadi,”ujar warga yang enggan menyebutkan namanya.

Dari penjelasan ini semua pihak telah mengetahui posisi Panwaslu Paniai antara mereka menjadi pengawas Pilkada 2018 dan tim sukses dari salah satu paslon, yakni HK-YT.

Entahlah! (*/wagadei)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares