Puluhan CPNS datangi BKD dan Bupati Dogiyai, apa alasannya?

Jayapura, (WAGADEI) –  Puluhan calon pengawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2013 dikabarkan telah mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah dan menemui Bupati Kabupaten Dogiyai, Papua pada Senin, (4/5/2018) guna menyanakan kejelasan SK CPNS dan Latihan Dasar Pengganti Prajabatan yang tidak ada informasi jelas selama lima tahun berjalan ini.

Kordinator aksi, Isak Waine mengatakan, awalnya massa menuju ke kantor BKD namun lantarana belum adanya Kepala Badan di kantor tersebut, pihaknya melakukan pemalangan di pintu utama kantor yang berlokasi di Tokapo itu.

“Kami tuntut penjelasan SK CPNS dan Latihan Dasar Pengganti Prajabatan yang tidak ada informasi. Kami sudah jadi CPNS tahun 2013, sekarang sudah lima tahun jadi pengangguran saja. Kami harus makan, minum dan berkarya di tanah kami sendiri. Kami juga putra daerah,” ungkap Isak Waine kepada wagadei.com per selularnya, Selasa, (5/6/2018).

Dalam demo damai ini karena massa pendemo tidak di temui oleh kepala BKD Kabupaten Dogiyai Yance Agapa yang ada hanya sekertaris dan kepala Bidang formasi dan kesejahteraan kepegawaian akhirnya massa melampiaskan kekecewaan dengan pemalangan kantor BKD dan meminta

Selanjutnya, massa long march menuju kantor Bupati bersama sejumlah pejabat BKD dan staf lainnya jalan kaki menuju ke kantor bupati untuk meminta kejelasan lebih lanjut di depan Bupati oleh Sekertaris dan kepala Bidang Formasi Kesejahteraan Kepegawaian.

“Selanjutnya bupati terima kami dan mediasi antara kami bersama pihak BKD di ruang kerja Bupati,” ucapnya.

Bupati Yakobus Dumupa mengakui, permasalahan proses SK CPNS formasi 2013 berawal dari sering melakukan penggantian kepala BKD.

“Permasalahan kedua adalah ada kedapatan CPNS formasi 2013 yang memiliki ijazah palsu dan permasalahan ketiga adalah ketidak sesuaian formasi,” kata Dumupa.

Dumupa mengatakan,  98 orang sudah dapat SK CPNS sementara 54 orang CPNS sudah siap dibagikan setelah libur lebaran. Selanjutnya, 29 orang CPNS bersedia diproses satu hingga dua bulan ke depan dan 15 orang masih kurang jelas.

“Ini setelah saya melakukan pengecekan ke BKD. Jadi, para CPNS juga sepakati beberapa hal. Dan mereka tunggu SK,” ujarnya. (YA/wagadei)

305 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares