Panwaslu Paniai Ingin Dari Awal Paslon Independen Harus Gugur

Jayapura, (WAGADEI) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwslu) Kabupaten Paniai sejak awal berkeinginan agar Pilkada serentak ke III tahun 2018 di Paniai tak boleh ada pasangan calon (Paslon) dari jalur Independen (Perseorangan, red).

Ketua Panwaslu Kabupaten Paniai, Alex Pigome, S.Ip, MH kepada wagadei.com mengatakan, pihaknya pernah merekomendasikan kepada KPU setempat agar gugurkan tiga paslon dari jalur Perseongan yakni Yehuda Gobai, S.Th, M.Si – Yan Tebai, S.Sos, M.Si, Naftali Yogi, S.Sos – Marten Mote, SE dan Yunus Gobai, S.KM – Markus Boma, S.Pd itu dari awal, namun KPU tampaknya berniat untuk luluskan tiga paslon itu.

“Kami (Panwaslu) pernah memberikan rekomendasi ke KPU Paniai bahwa harus melakukan pembatalan dari Independen. Tapi KPU tidak tanggapi serius. Padahal dalam pendaftaran mereka ini pakai KTP Nasional dan Surat Keterangan (Suket) melakukan verifikasi dukungan warga yakni KTP Elektronik. Sehingga ini kesempatan untuk kami batalkan mereka,” ungkap Ketua Panwaslu Paniai, Alex Pigome, Kamis, (1/3/2018).

Alex mengatakan, Panwaslu telah menggelar sengketa Pilkada di Kota Jayapura atas gugatan Paslon Hengki Kayame – Yeheskiel tenouye, maka pihaknya merekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat agar gugurkan tigas paslon dari jalur perseorangan itu.

Baca: https://wagadei.com/2018/02/28/dianggap-tertunda-jadwal-plt-bupati-paniai-minta-kpu-lanjutkan-tahapan-pilkada/

“Jadi keputusannya Panwaslu menjatuhkan tiga paslon dari Independen yaitu Yehuda Gobay – Yan Tebai, Naftali Yogi – Marten Mote dan Yunus Gobai – Markus Boma,” jelas Pigome.

Gugatan tersebut lantaran dukungan KTP yang digunakan oleh ketiga paslon tersebut, di mana mereka (Paslon Independen) menggunakan KTP Nasional dan Surat Keterangan (Suket).

Walaupun demikian, ia tidak berkecil hati untuk mendukung ketiga paslon tersebut apabila tempuh upaya hokum. “Tapi kalau mereka naik banding ke PTTUN, maka kami siap melayani,” bebernya.

Dilansir KBR Antara, Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy mengatakan, Panwaslu Kabupaten Paniai memutuskan untuk membatalkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 25/HK.03.1 Kpt/9108/KPU.Kab/2018 tanggal 12 Februari 2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Paniai.

“Jadi, terkait Paniai itu keputusan Panwas sudah final. Suka tidak suka, mau tidak mau KPU Paniai harus membatalkan SK penetapan pasangan calon, dalam kurung waktu tiga hari setelah keputusan Panwaslu,” kata Adam.

Menurut Adam, KPU Paniai harus segera menerbitkan keputusan pembatalan SK penetapan paslon tersebut, agar memberi ruang kepada pihak yang merasa dirugikan atas putusan tersebut untuk menempuh upaya hukum.

“KPU Paniai untuk menerbitkan SK baru tentang penetapan calon bupati/wakil bupati, dengan ketentuan tidak menetapkan tiga paslon dari independen yakni Naftali Yogi-Marthen Mote, Yehuda Gobai-Yan Tebai dan Yunus Gobai-Markus Boma sebagai calon bupati/wakil bupati,” pungkasnya. (YA/wagadei)

 

Share

3 thoughts on “Panwaslu Paniai Ingin Dari Awal Paslon Independen Harus Gugur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares