Tokoh Papua: Pernyataan Menteri Yohana merendahkan martabat OAP

Jayapura, (WAGADEI) – Tokoh kemanusiaan Papua, Natalius Pigai membantah pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise yang menyebutkan banyak anak-anak Papua usia 10 sampai 16 tahun sudah menikah.

“Saya tidak biasa kritik pejabat pusat asal Papua tetapi amarah saya sudah tidak bisa ditahan lagi. Ini opini sesat bahkan merendahkan orang Papua karena hanya binatang saja yang bisa kawin di usia 10 tahun dan bahkan anak 5 pula,” ungkap Natalius Pigai kepada wagadei.com melalui pesan singkatnya, Minggu, (18/2/2018).

Anak usia 10 tahun kawin lantas anak 5 8, kata Pigai, mungkin dalam pandangan Menteri terhormat asal Papua di pemerintahan Jaman Now, orang Papua itu ibarat binatang. “Apakah masuk akal, pikiran dan perasaan?,” ucapnya bertanya.

“Itulah sebabnya sedari awal kami semua tokoh-tokoh berpengaruh di Papua menentang dan melawan pemerintahan ini. Martabat kami direndahkan karena mengambil pembantunya dari mungkin tidak pernah ada dalam lembaran sejarah perjalanan kepemimpinan orang Papua,” tuturnya.
Ia bahkan mengucapkan terima kasih karena telah disuguhi hadiah bertubi-tubi seperti kematian anak-anak, pembunuhan, penyiksaan, mertabat orang asli Papua (OAP) diinjak dengan sebutan monyet.

“Hadiah terbesar Pemerintah ini. Kenapa kami semua melawan dan menentang Pemerintah periode ini, adalah pertanyaan penting yang seharusnya cari tahu jawabannya,” katanya.

Dilansir Kompas.com, Menteri Yohana Yembise memaparkan persoalan yang dialami oleh masyarakat di Papua, khususnya perempuan dan anak, tidak hanya gizi buruk dan campak. Perempuan dan anak di Papua juga menjadi korban dari perkawinan usia dini.

Yohana mengungkapkan bahwa angka perkawinan usia anak di Papua cukup tinggi. Akibatnya, banyak anak-anak usia 10 sampai 16 tahun sudah menikah. Padahal secara fisik mereka belum siap untuk bereproduksi.

“Apa yang saya lihat di sana juga ada perkawinan di usia anak. Perkawinan anak-anak cukup tinggi. anak usia 10 sampai 16 tahun sudah menikah. Mereka belum siap secara fisik untuk reproduksi tapi sudah punya 5-8 anak,” kata Yohana di Jakarta, Kamis (1/2/2018). (YA/wagadei)

203 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares